RSS

Getting Older, Story about PITA

18 Apr

Menjadi tua adalah hal yang ditakuti oleh banyak orang terutama wanita. Menjadi renta dengan banyak keriput di wajah, tidak cantik lagi, kegemukan, dan menjadi tidak menarik lagi terutama untuk pasangan  adalah hal-hal  yang paling menakutkan, maka cream anti-aging, anti-wrinkle, menjadi sangat laku di pasaran.

Saya memiliki komunitas Arisan yang dibentuk oleh ibu-ibu yang anaknya bersekolah di TK Aloysius Batununggal Bandung, Kami memilih nama PITA (Persatuan Ibu TK Aloysius),dan terbentuk  sejak anak-anak kami duduk di TK Kecil dengan anggota sekitar 25 orang, aktivitas kami selain arisan, juga ada kunjungan sosial, saling mengunjungi jika ada yang sakit atau dalam kesulitan dan tentu saja kuliner. Kami menikmati persahabatan dalam komunitas ini, walaupun dalam perjalanan waktu, ada teman yang pindah ke Bali, ke Jakarta, Ke Surabaya, atau ada yang mengurus cucunya di Singapura, tapi persahabatan tetap terjalin, apalagi dengan kecanggihan teknologi seperti sekarang ini, istilahnya ‘the world is flat” mudah sekali untuk berbagi informasi.

Ketika anak-anak kami duduk di bangku TK, kami berfoto bersama di studio foto Jonas, dengan memakai kostum sumbangan ibu Yati Tumbuan, kami berdandan dan berfoto ria, kami merasa bahagia, dan yakin bahwa kami sudah di foto dalam keadaan cantik.

foto by Jonas photo studio

Kami mengisi pertemuan kami dengan penuh persahabatan, dan kadang-kadang mengundang pembicara untuk menambah wawasan kami, tentang wanita, pendidikan anak, ataupun acara demo masak, kunjungan ke panti jompo, panti asuhan, dan lain-lain.

Panti Jompo Priangan, 2011

Seiring dengan berjalannya waktu dan pasang surut anggota yang hadir, sampai sekarang komunitas PITA tetap eksis, dengan anggota sekitar 25 orang, walaupun tidak semua bisa datang jika ada acara arisan setiap bulannya, karena kesibukan masing-masing,  tetapi kegiatan tetap berlangsung  rutin dalam suasana penuh canda keceriaan.

Aktivitas terakhir adalah, kegiatan Foto dengan tema “Kebaya Session” di Gubug Mang Engking pada bulan April 2011. Kami memakai kebaya dan berfoto ria, kami memakai kebaya dengan jeans, dengan kain, bergaya bak foto model, dan kami amat menikmati kebersamaan kami.


Kemudian foto-foto di upload di jejaring sosial FaceBook, dan banyak tanggapan positif, pujian tentang keceriaan dan kekompakan kami. Pada saat yang sama, saya meng upload foto kami 14 tahun yang lalu. Tujuan nya adalah ingin membandingkan keadaan yang lalu dan yang sekarang, Jelas sekali bahwa keadaan sekarang ibu-ibu lebih dewasa  walau harus diakui lebih gemuk sedikit. Tetapi tetap cantik dan menarik.

april 2011

Saya biasa melihat keadaan di masa lalu untuk lebih mensyukuri keadaan saya sekarang ini dan langkah perjalanan saya menuju kedewasaan. Bagi saya lebih baik membandingkan dengan keadaan masa lalu daripada membandingkan diri saya dengan orang lain.

Saya amat bersyukur dengan keadaan ini, melalui perbandingan dengan masa lalu, saya menyadari bahwa menjadi tua adalah keharusan, menjadi dewasa adalah pilihan, perawatan diri pribadi memang perlu, tetapi pendewasaan secara mental dan emosional lebih penting.Menjadi tua adalah keharusan, tetap cantik, dewasa dan ceria adalah pilihan.

Untuk menjalin persahabatan yang awet dan rukun memerlukan toleransi yang luar biasa, dan saya belajar banyak dari ibu-ibu teman-teman saya dari segala kelebihan mereka, saya amat bersyukur untuk komunitas ibu-ibu PITA ini yang tetap rukun dan ceria walau anak-anak kami sekarang sudah hampir berusia 20 tahun.

iffocus

Terima kasih teman-temanku untuk semua persahabatan dan pelajaran hidup yang saya dapat. Tuhan memberkati saya dengan banyak sahabat dan banyak pelukan ketika saya sedih, banyak senyuman untuk saya ,dan banyak pujian tulus ketika saya berhasil melakukan sesuatu.

Semoga Tuhan memberkati kita semua dengan kebahagiaan, umur yang cukup, dan hati yang tulus dalam mencintai.

Have a blessed day

 
4 Comments

Posted by on April 18, 2011 in photography, social activities, Spiritual life

 

Tags:

4 responses to “Getting Older, Story about PITA

  1. diana darmawan

    April 18, 2011 at 11:01 PM

    Membaca kisah perjalanan persahabatan Ibu-Ibu PITA yg ditulis begitu indah oleh sahabat kita,Ifang…tidak terasa air mata sy menetes..Bersyukur atas berkat Tuhan yg begitu luar biasa,memberi kesempatan kepada kita semua utk menjalin persahabatan yg luar biasa dlm kurun waktu yg cukup panjang dgn segala suka dukanya…Banyak pengalaman yg telah kita lalui bersama,dan saya yakin itu semua menempa kita menjadi pribadi yg semakin bijaksana.

    Sahabat terkasih,kita tidak perlu risau dgn kerut yg mulai muncul,badan yg sudah tidak langsing lagi..ini semua hukum alam.Yang paling penting,bagaimana kita menjadi pribadi yang lebih baik dari ke hari ke hari..dan dengan kebersamaan kita yang indah ini,kita pasti akan saling mendukung utk menjadi pribadi yang selalu penuh kasih untuk keluarga dan juga sesama.GBU all…

     
    • ifang

      April 19, 2011 at 5:46 AM

      thanks Diana, persahabatan adalah hal yang indah yang kita syukuri, dan selalu ada teman untuk berbagi suka dan duka.

       
  2. Juliana Muljadi

    April 19, 2011 at 9:09 PM

    Persahabatan yg kita bina selama belasan tahun tentu menuai suka dan duka bersama, tapi di sini kita dibentuk menjadi pribadi yang dewasa, tidak mudah menyatukan perbedaan dr sekian banyak teman2 PITA, di mana masing2 pribadi mempunyai karakter dan sifat yg beraneka ragam, tp dengan berjalannya waktu kita bisa saling memahami pribadi masing masing, betul kata Ifang……..di sini kita bisa belajar banyak dr kelebihan teman2, perbedaan boleh saja ada diantara kita, tp yg utama jangan pernah ada permusuhan……..
    Kita boleh berbangga punya teman2 di komunitas PITA, yg selalu saling mensupport dalam segala hal……

    kalau disebut tua…..yah mungkin iya dengan berjalannya waktu, di mana sudah hampir 15 tahun kita menjalin perahabatan ini, tp semangat tidak boleh tua yah?

    Ucapan terimakasih yg terutama untuk Ifang, yg dengan semangatnya mau belajar banyak hal, sampai PITA bisa dikenal banyak orang ( a.l.berkat foto2nya yg indah2), untuk teman2 juga, yang bisa saling memahami satu sama lain, dan yg paling penting lagi berterimakasih buat JESUS yang telah memberi sahabat sahabat terbaik kepada saya……JBU all

     
    • Ifang

      April 19, 2011 at 9:47 PM

      Thanks Yuli, dari komunitas ini saya banyak belajar terutama tentang toleransi, dan proses pendewasaan emosi.

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: