RSS

Happy Mother’s Day

08 May

Rose

“8 May 2011, Happy mother’s day mom, with hug and kiss”

Ucapan manis yang aku terima lewat bbm tepat jam 00.00 WIB, dari Michael, sebagai  ungkapan cinta yang tulus, dan aku mendapat Magnum dan coklat dari Sharen disertai  ucapan  “Happy Mother’s day, I love you Mom”

Mother’s day adalah hari istimewa untuk mama yang telah melahirkan, membesarkan dan mendidik kita. aku melihat kembali hubungan ku dengan mama. suatu hubungan yang tidak semanis hubunganku dengan anak-anakku.  sejak kecil aku merasa mamaku tidak mencintai aku sebesar cintanya kepada adik laki-laki ku, Aku selalu berusaha melakukan segala sesuatu yang terbaik dan aku ingin sekali mendengar dia mengatakan “mama sayang kamu’, tetapi kata itu tidak pernah aku dengar. semua berjalan biasa dan aku juga sampai hari ini tidak pernah mengatakan “Happy mother’s day” karena memang rasanya bukan kebiasaan kami untuk saling mengungkapkan perasaan.

Bandung 1966

Foto ini diambil ketika aku berulang tahun yang ke 1, mama yang cantik, mama yang sederhana, dengan segala ketulusan hati membesarkan dan mendidik aku. Tuntutan hidup mengharuskan mama untuk berjualan di Pasar, kami hidup sederhana, dengan segala suka dukanya, terutama untuk biaya sekolah, tapi semua dapat dilalui dengan baik.

Seringkali timbul pertengkaran antara aku dan mama, tentang siapa teman-teman dekatku, aku merasa, mama terlalu turut campur, dan mama merasa mama sudah berpengalaman jadi tahu lebih banyak. Hubungan kami menjadi tidak harmonis, aku memilih tidak banyak bercerita tentang apapun.

Bagi aku, mama bukan sosok ideal, bahkan amat tidak ideal. dalam hati aku berniat, kalau aku punya anak kelak. Aku akan menjalin hubungan yang baik dengan mereka, akan selalu ada pernyataan cinta, dan tidak ada rasa prasangka telah diperlakukan sebagai anak emas antara seorang dengan yang lain. Selalu menjadi sahabat bagi anak-anakku, singkatnya semua hal yang aku inginkan dari seorangn mama.   Aku akan menjadi mama yang baik bahkan yang terbaik yang dapat aku lakukan.

Waktu aku kuliah, mama masih berjualan makanan di Pasar, pagi hari aku mampir untuk mengantarkan sesuatu, aku mendengar percakapan seperti ini ” Bu, anak saya sih kuliah di Unpar, anak saya mah pinter.”

” Jurusan apa bu?” tanya pembeli, “Wah… saya sih kurang ngerti, pokoknya jurusannya susah deh.” Aku  terdiam, dan tidak bisa mengatakan apapun. Memang, mamaku tidak pernah tahu akan jurusan kuliah aku, atau kegiatan apapun yang aku lakukan, tapi ternyata diam-diam dia membanggakan aku.

Setelah menikah dan melahirkan Michael, dan aku harus bangun tiap 3 jam sekali untuk memberikannya ASI, dan itu amat melelahkan karena waktu tidurku banyak tersita, dan ketika suatu malam, aku memberinya ASI, aku memandangi Michael dan merasa betapa akupun mendapat perlakukan  yang sama ketika aku bayi.  Malam-malam sekitar pukul 1, aku menelpon mamaku,

Dengan kaget mama bertanya “ada apa?” aku menjawab “Tidak apa-apa Ma, hanya mau minta maaf dan berterima kasih karena sudah menjaga dan merawat saya.” Mama menjawab “Minta maaf kenapa? kamu baik sekali kok, dan menjaga serta merawat anak adalah kewajiban orang tua, sekarang sebagai balasannya kamu harus menjaga dan merawat anakmu.”

Sejak peristiwa itu hubungan kami menjadi lebih baik, aku mulai mengerti akan sikapnya selama ini, rasanya memang karakter kami berbeda, tapi aku mulai faham akan sikap dan pandangannya yang sebetulnya bijak dan baik, sederhana, dan menerima apa adanya, mama merasa dirinya tidak bisa bersekolah tinggi karena waktu kecil juga terhimpit kesulitan ekonomi, dan aku yang penuh ambisi untuk melakukan ini itu.Aku mulai mengerti apakah gunanya  pengungkapan cinta dengan  menuntut suatu pernyataan lisan yang sebetulnya tidak penting. Rasanya tidak adil, dan prasangka bahwa mama lebih mencintai adik laki-lakiku adalah pikiranku sendiri yang selama ini membelenggu pikiranku.

Setelah Sharen lahir dan mulai besar, aku sering merasa kesulitan menghadapinya, dengan sikap yang aku anggap keras kepala dan selalu membantah. Aku bercerita pada mama dengan berurai airmata. Mama hanya tersenyum dan mengatakan “Sharen persis dengan kamu, dan menurut mama yang tua yang mesti mengalah” Aku kaget dan sadar, jadi seperti ini posisinya ketika hubungan aku dan mama selalu ribut, Mama mengalah dan aku tetap pada kemauanku, merasa diri lebih pintar dan bisa melakukan banyak hal.

  Uluwatu, 2011, photograph by Tonina Rikin.

Aku sadar, mama tidak akan pernah membaca tulisan ini dan mama juga tidak akan pernah tahu secara lisan apa yang telah terjadi di antara kami, tetapi dengan menuliskan hal ini, aku lebih mengajari diriku sendiri untuk lebih ber”dischernment” (istilah yang digunakan oleh Romo pada kotbah pagi tadi), mencari kehendak Tuhan dalam diri saya, menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bijak.

Pada Mother’s day ini, aku berdoa untuk mamaku, semoga selalu bahagia dan sehat, Tuhan selalu melindungi dan menyayangi nya seperti mama menyanyangi aku.  Hari ini , untuk pertama kali dalam hidupku, anak-anak mengajari aku bagaimana caranya mencintai mama. Aku bersyukur telah dilahirkan, dididik dan dibesarkan, oleh seorang yang amat sederhana dalam bertindak, sederhana dalam berfikir.  Semoga masih banyak waktu kebersamaan kami, memperbaiki hubungan yang kurang baik, dan ada cukup waktu untuk membahagiakan mama.

Mungkin aku berusaha menjadi ibu yang baik, tetapi aku bukan anak yang baik, unutk  membalas semua jasa dan budi baikmu yang kini aku usahakan adalah mencintai anak-anakku dengan sederhana seperti teladanmu selama ini.

Teriring salam untuk semua Mama di dunia ini, Semoga berkat Tuhan selalu menyertai para Mama. Mama yang selalu mencintai dengan sederhana, seperti kata penyair Sapardi Djoko Damono :

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

Terima kasih Mama…

 
2 Comments

Posted by on May 8, 2011 in my spiritual, wisdom

 

Tags:

2 responses to “Happy Mother’s Day

  1. Michael

    May 9, 2011 at 5:07 AM

    love u mom🙂

     
    • Ifang

      May 16, 2011 at 8:10 AM

      Love U mike, I am so proud to be your mom. God Bless and keep you where ever you are.

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: